Jumat, 30 Mei 2014

BAGAIMANA KERJASAMA DALAM TEAM
Untuk bekerjasama dalam sebuah team, terdapat prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan yaitu sebagai berikut :

·      Identitas pribadi anggota team
Faktor saling percaya antar anggota tim merupakan hal yang sangat penting. Oleh karena itu setiap anggota tim harus saling mengenal identitas dan karakter pribadi masing-masing. Suatu tim tidak akan dapat berjalan secara efektif jika para anggotanya tidak merasa cocok satu sama lain.

·      Hubungan antar anggota tim
Agar setiap anggota tim dapat bekerjasama, mereka tentu saja harus saling mengenal, saling berhubungan, dan saling berkomunikasi. Untuk itu dibutuhkan waktu bagi anggota tim yang berasal dari berbagai latar belakang pendidikan, politik, dan status sosial budaya yang berbeda-beda untuk saling mengenal dan bekerjasama.

Adapun tujuan bekerja dalam tim didasarkan pada prinsip kesatuan tujuan, prinsip efisiensi, dan prinsip efektivitas. Untuk lebih jelasnya dapat diikuti uraian berikut ini.

·      Kesatuan tujuan
Prinsip kesatuan tujuan ini mencakup kesamaan visi, misi, dan sasaran program kerja tim. Apabila suatu program garapan atau proyek harus diselesaikan selama suatu periode waktu tertentu maka pola pelaksanaan kerja tim harus disesuaikan dengan prinsip kesatuan tujuan.

·      Efisensi
Suatu tim yang efisien adalah tim yang bekerja tanpa pemborosan dan kecerobohan, sehingga memberi kepuasan kerja.

·      Efektivitas
Tujuan bekerja dalam tim, antara lain untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas kerja. Suatu tim disebut efektif jika telah memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

Setiap anggota tim tentu saja harus menyadari tujuan, tugas, dan tanggungjawabnya. Bagaimana menyadari tujuan, tugas, dan tanggungjawab dalam tim dapat dijelaskan sebagai berikut.

·      Tugas dan tanggungjawab anggota tim
Secara umum tugas dan tanggungjawab anggota tim adalah sebagai berikut.

a.Mewujudkan tujuan dan misi tim
b.Memelihara kebersamaan dalam tim
c.Mematuhi dan melaksanakan ketentuan atau norma yang berlaku dalam tim
d.Merealisasikan tugas dan pekerjaan dengan sebaik-baiknya
e.Menjaga nama baik dan kerahasiaan tim
f. Menjamin kelancaran pelaksanaan tugas dan pekerjaan tim
g. Memberikan kontribusi yang nyata dalam memajukan kerjasama tim
h. Ikut berpartisipasi dalam pengambilan keputusan tim serta menerima dan melaksanakan keputusan tim dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggungjawab.

·      Tugas dan tanggungjawab pimpinan tim

Kepemimpinan pada dasarnya merupakan proses manajemen dalam rangka memberikan pengaruh, bimbingan, dan pengarahan terhadap kegiatan yang berhubungan dengan tugas dan tanggungjawabnya.Secara umum tugas dan tanggungjawab pimpinan tim adalah sebagai berikut.

a.Kreatif dan proaktif dalam memberikan dukungan terhadap kerjasama tim
b.Membimbing dan mengarahkan seluruh anggota dalam pelaksanaan kerjasama tim
c.Menanggapi dan menangani setiap permasalahan yang timbul sebagai dampak negatif dari kerjasama tim
d.Memikul seluruh tanggungjawab terhadap maju mundurnya kerjasama tim
e.Memberikan komando terhadap pelaksanaan tugas dan kegiatan tim

·      Tugas dan tanggungjawab terhadap anggota yang pasif
Dalam kerja tim tidak ada istilah keberhasilan individu, melainkan keberhasilan tim. Setiap anggota tim diharapkan dapat mengerahkan segenap kemampuannya untuk tim.Jika dalam suatu tim terdapat anggota yang pasif, maka hal ini harus segera diatasi. Karena bagi sebuah teamwork, rekan kerja yang pasif akan mengganggu kerjasama tim. Mengeluarkan si pasif dari kelompok tentu saja bukan tindakan yang bijaksana. Akan tetapi membiarkan anggota dalam kepasifan juga bukan langkah yang sehat. Untuk mengatasi anggota yang pasif dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut.

a. Pimpinan bertindak lebih tegas
b. Pimpinan jangan ragu-ragu untuk menegur anggota yang pasif
c. Pimpinan harus tegas dalam pembagian tugas kerja
d. Pimpinan jangan sering meng-hadle pekerjaan anggota yang pasif
e. Pimpinan jangan putus asa dan terbawa arus untuk ikut-ikutan pasif

·      Strategi pelaksanaan tugas dan tanggungjawab bekerja dalam tim

Pembentukan suatu tim tentu saja tidak dengan sendirinya akan dapat berjalan efektif sebagaimana yang diharapkan. Oleh karena itu diperlukan strategi untuk mengatasi berbagai kendala dan hambatan yang muncul.Dalam hal ini King (dalam Goetsch dan Davis, 1994) menganjurkan 10 strategi yang ia sebut Sepuluh Perintah Tim (Ten Team Commandment) untuk meningkatkan kineja suatu tim. Sepuluh perintah tim tersebut adalah sebagai berikut.

a.Saling ketergantungan
b.Perluasan tugas
c.Pensejajaran (alignment)
d.Bahasa yang umum
e.Kepercayaan/respek
f.Kepemimpinan yang dibagi rata
g.Keterampilan pemecahan masalah
h.Keterampilan menangani konflik
i.Penilaian atau tindakan
j.Perayaan atas kesuksesan tim

Pembentukan suatu tim kerja biasanya didasarkan pada bidang-bidang kegiatan atau garapan yang perlu segera ditangani secara baik dan profesional. Oleh karena itu, bentuk-bentuk tanggungjawab masing-masing tim berbeda-beda.Pada saat membentuk sebuah tim, manajer atau pimpinan perusahaan biasanya harus mempetimbangkan terlebih dahulu hal-hal berikut ini.

1.Tingkat kemampuan teknis yang dimiliki anggota-anggota tim yang potensial
2.Tingkat kecakapan dalam hubungan antar pribadi yang dimiliki anggota-anggota tim yang potensial

Pada saat memilih anggota ataupun pimpinan tim maka harus mempertimbangkan lima kriteria berikut.

1.Sifat-sifat kepibadian
2.Sikap dan perilaku antar pribadi
3.Keterampilan berkomunikasi
4.Keterampilan administrasi dan manajemen
5.Pengetahuan dan pengalaman

2.      CARA MENYAMPAIKAN PENDAPAT
Kemerdekaan mengemukan pendapat di muka umum adalah hak asasi manusia yang dijamin oleh UUD 1945 dan Deklarasi Universal HAM. Sementara Kemerdekaan setiap warga negara untuk mengemukakan pendapat di muka umum merupakan perwujudan demokrasi dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Namun demikian Hak mengemukakan pendapat di muka umum harus dilaksanakan secara bertangung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Cara menyampaikan pendapat di muka umum hendaknya dilakukan dengan cara yang benar dan bertanggung jawab adalah, misalnya :

-  Menyampaikan pendapat dengan kata yang sopan
- Tidak memotong pembicaraan orang lain
-  Didasarkan pada akal sehat dan hati nurani yang luhur
-  Berani menanggung resiko bila ada sanggahan dari pihak lain
-  Jangan suka memaksakan kehendak (pendapat sendiri)
-  Mengutamakan kepentingan bersama, bukan kepentingan pribadi
-  Apabila saran/usulan/kritik tidak bisa diterima, maka harus berbesar hati untuk   menerimanya
-  Dapat melaksanakan hasil keputusan bersama secara jujur dan bertanggung jawab


Ada dua prinsip yang harus dipegang dalam mengaktualisasikan hak kemerdekaan menyampaikan pendapat, yaitu kebebasan dan tanggung jawab. Prinsip kebebasan memiliki tujuan yaitu agar hak cara kemerdekaan menyampaikan pendapat bisa dilaksanakan dalam kondisi bebas. Sedangkan prinsip tanggung jawab bertujuan agar hak kemerdekaan menyampaikan pendapat yang baik bisa dilaksanakan sesuai dengan aturan hukum yang ada serta mengindahkan norma agama, kesusilaan, dan kesopanan dalam masyarakat. Olehkarenaitu, kemerdekaanmenyampaikanpendapatsecarabebasdanbertanggungjawabmerupakanhakdansekaligusjugakewajiabansetiapwarganegara di Indonesia

Tugas Teori Ogranisasi Umum2 ( PERUBAHAN dan PENGEMBANGAN ORGANISASI )

BAGAIMANA KERJASAMA DALAM TEAM
Untuk bekerjasama dalam sebuah team, terdapat prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan yaitu sebagai berikut :

·      Identitas pribadi anggota team
Faktor saling percaya antar anggota tim merupakan hal yang sangat penting. Oleh karena itu setiap anggota tim harus saling mengenal identitas dan karakter pribadi masing-masing. Suatu tim tidak akan dapat berjalan secara efektif jika para anggotanya tidak merasa cocok satu sama lain.

·      Hubungan antar anggota tim
Agar setiap anggota tim dapat bekerjasama, mereka tentu saja harus saling mengenal, saling berhubungan, dan saling berkomunikasi. Untuk itu dibutuhkan waktu bagi anggota tim yang berasal dari berbagai latar belakang pendidikan, politik, dan status sosial budaya yang berbeda-beda untuk saling mengenal dan bekerjasama.

Adapun tujuan bekerja dalam tim didasarkan pada prinsip kesatuan tujuan, prinsip efisiensi, dan prinsip efektivitas. Untuk lebih jelasnya dapat diikuti uraian berikut ini.

·      Kesatuan tujuan
Prinsip kesatuan tujuan ini mencakup kesamaan visi, misi, dan sasaran program kerja tim. Apabila suatu program garapan atau proyek harus diselesaikan selama suatu periode waktu tertentu maka pola pelaksanaan kerja tim harus disesuaikan dengan prinsip kesatuan tujuan.

·      Efisensi
Suatu tim yang efisien adalah tim yang bekerja tanpa pemborosan dan kecerobohan, sehingga memberi kepuasan kerja.

·      Efektivitas
Tujuan bekerja dalam tim, antara lain untuk meningkatkan produktivitas dan efektivitas kerja. Suatu tim disebut efektif jika telah memiliki ciri-ciri sebagai berikut.

Setiap anggota tim tentu saja harus menyadari tujuan, tugas, dan tanggungjawabnya. Bagaimana menyadari tujuan, tugas, dan tanggungjawab dalam tim dapat dijelaskan sebagai berikut.

·      Tugas dan tanggungjawab anggota tim
Secara umum tugas dan tanggungjawab anggota tim adalah sebagai berikut.

a.Mewujudkan tujuan dan misi tim
b.Memelihara kebersamaan dalam tim
c.Mematuhi dan melaksanakan ketentuan atau norma yang berlaku dalam tim
d.Merealisasikan tugas dan pekerjaan dengan sebaik-baiknya
e.Menjaga nama baik dan kerahasiaan tim
f. Menjamin kelancaran pelaksanaan tugas dan pekerjaan tim
g. Memberikan kontribusi yang nyata dalam memajukan kerjasama tim
h. Ikut berpartisipasi dalam pengambilan keputusan tim serta menerima dan melaksanakan keputusan tim dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggungjawab.

·      Tugas dan tanggungjawab pimpinan tim

Kepemimpinan pada dasarnya merupakan proses manajemen dalam rangka memberikan pengaruh, bimbingan, dan pengarahan terhadap kegiatan yang berhubungan dengan tugas dan tanggungjawabnya.Secara umum tugas dan tanggungjawab pimpinan tim adalah sebagai berikut.

a.Kreatif dan proaktif dalam memberikan dukungan terhadap kerjasama tim
b.Membimbing dan mengarahkan seluruh anggota dalam pelaksanaan kerjasama tim
c.Menanggapi dan menangani setiap permasalahan yang timbul sebagai dampak negatif dari kerjasama tim
d.Memikul seluruh tanggungjawab terhadap maju mundurnya kerjasama tim
e.Memberikan komando terhadap pelaksanaan tugas dan kegiatan tim

·      Tugas dan tanggungjawab terhadap anggota yang pasif
Dalam kerja tim tidak ada istilah keberhasilan individu, melainkan keberhasilan tim. Setiap anggota tim diharapkan dapat mengerahkan segenap kemampuannya untuk tim.Jika dalam suatu tim terdapat anggota yang pasif, maka hal ini harus segera diatasi. Karena bagi sebuah teamwork, rekan kerja yang pasif akan mengganggu kerjasama tim. Mengeluarkan si pasif dari kelompok tentu saja bukan tindakan yang bijaksana. Akan tetapi membiarkan anggota dalam kepasifan juga bukan langkah yang sehat. Untuk mengatasi anggota yang pasif dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut.

a. Pimpinan bertindak lebih tegas
b. Pimpinan jangan ragu-ragu untuk menegur anggota yang pasif
c. Pimpinan harus tegas dalam pembagian tugas kerja
d. Pimpinan jangan sering meng-hadle pekerjaan anggota yang pasif
e. Pimpinan jangan putus asa dan terbawa arus untuk ikut-ikutan pasif

·      Strategi pelaksanaan tugas dan tanggungjawab bekerja dalam tim

Pembentukan suatu tim tentu saja tidak dengan sendirinya akan dapat berjalan efektif sebagaimana yang diharapkan. Oleh karena itu diperlukan strategi untuk mengatasi berbagai kendala dan hambatan yang muncul.Dalam hal ini King (dalam Goetsch dan Davis, 1994) menganjurkan 10 strategi yang ia sebut Sepuluh Perintah Tim (Ten Team Commandment) untuk meningkatkan kineja suatu tim. Sepuluh perintah tim tersebut adalah sebagai berikut.

a.Saling ketergantungan
b.Perluasan tugas
c.Pensejajaran (alignment)
d.Bahasa yang umum
e.Kepercayaan/respek
f.Kepemimpinan yang dibagi rata
g.Keterampilan pemecahan masalah
h.Keterampilan menangani konflik
i.Penilaian atau tindakan
j.Perayaan atas kesuksesan tim

Pembentukan suatu tim kerja biasanya didasarkan pada bidang-bidang kegiatan atau garapan yang perlu segera ditangani secara baik dan profesional. Oleh karena itu, bentuk-bentuk tanggungjawab masing-masing tim berbeda-beda.Pada saat membentuk sebuah tim, manajer atau pimpinan perusahaan biasanya harus mempetimbangkan terlebih dahulu hal-hal berikut ini.

1.Tingkat kemampuan teknis yang dimiliki anggota-anggota tim yang potensial
2.Tingkat kecakapan dalam hubungan antar pribadi yang dimiliki anggota-anggota tim yang potensial

Pada saat memilih anggota ataupun pimpinan tim maka harus mempertimbangkan lima kriteria berikut.

1.Sifat-sifat kepibadian
2.Sikap dan perilaku antar pribadi
3.Keterampilan berkomunikasi
4.Keterampilan administrasi dan manajemen
5.Pengetahuan dan pengalaman

2.      CARA MENYAMPAIKAN PENDAPAT
Kemerdekaan mengemukan pendapat di muka umum adalah hak asasi manusia yang dijamin oleh UUD 1945 dan Deklarasi Universal HAM. Sementara Kemerdekaan setiap warga negara untuk mengemukakan pendapat di muka umum merupakan perwujudan demokrasi dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Namun demikian Hak mengemukakan pendapat di muka umum harus dilaksanakan secara bertangung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Cara menyampaikan pendapat di muka umum hendaknya dilakukan dengan cara yang benar dan bertanggung jawab adalah, misalnya :

-  Menyampaikan pendapat dengan kata yang sopan
- Tidak memotong pembicaraan orang lain
-  Didasarkan pada akal sehat dan hati nurani yang luhur
-  Berani menanggung resiko bila ada sanggahan dari pihak lain
-  Jangan suka memaksakan kehendak (pendapat sendiri)
-  Mengutamakan kepentingan bersama, bukan kepentingan pribadi
-  Apabila saran/usulan/kritik tidak bisa diterima, maka harus berbesar hati untuk   menerimanya
-  Dapat melaksanakan hasil keputusan bersama secara jujur dan bertanggung jawab


Ada dua prinsip yang harus dipegang dalam mengaktualisasikan hak kemerdekaan menyampaikan pendapat, yaitu kebebasan dan tanggung jawab. Prinsip kebebasan memiliki tujuan yaitu agar hak cara kemerdekaan menyampaikan pendapat bisa dilaksanakan dalam kondisi bebas. Sedangkan prinsip tanggung jawab bertujuan agar hak kemerdekaan menyampaikan pendapat yang baik bisa dilaksanakan sesuai dengan aturan hukum yang ada serta mengindahkan norma agama, kesusilaan, dan kesopanan dalam masyarakat. Olehkarenaitu, kemerdekaanmenyampaikanpendapatsecarabebasdanbertanggungjawabmerupakanhakdansekaligusjugakewajiabansetiapwarganegara di Indonesia